Kendalikan Berat Badan dengan Herbalife

Herbalife bukan obat, tapi makanan sehat. Disebut nutrisi sel, karena konsepnya memberi nutrisi bagi sel-sel tubuh secara efektif.
Herbalife lebih dikenal sebagai makanan sehat pengelola berat badan. Naik/turun berat badan atau menjaga berat badan. Kenapa berat badan? Ternyata sebagian besar penyakit erat kaitannya dengan kegagalan pengelolaan berat badan.

Banyak kasus kegemukan (obesitas) yang harus disikapi dengan baik. Karena sebagian besar penyakit erat kaitannya dengan obesitas. Beberapa penyakit erat kaitannya dengan obesitas.

Dan obesitas terjadi karena pola makan yang salah. Kami menawarkan makanan yang sehat yang efektif diserap oleh sel-sel tubuh dan efektif untuk turun berat badan. Ayo, mulai hidup sehat. Bagaimana caranya? Hubungi saya:

Choirul Asyhar
, HERBALIFE, Konsultan Nutrisi, Independent Member | D1610892
Call/SMS/WA 0815 1739 2450
Pin BB 554B0B15
Tampilkan postingan dengan label diabetis melitus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetis melitus. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Oktober 2012

Obesitas Lebih MEMATIKAN daripada Rokok

 Artikel ini dikutip dari kompas.com. Isinya bukan mengiklankan herbalife. Tapi, jika setelah membaca artikel ini, Anda ingin mencari asupan diet yang sudah banyak terbukti berhasil, ada baiknya Anda menghubungi saya, herbalife independent distributor, di 0877 4163 1780

KOMPAS.com - Keberadaan penyakit obesitas atau penumpukan lemak tubuh yang berlebih tidak bisa lagi dianggap sepele. Bahkan beberapa riset saat ini menunjukkan, risiko kematian akibat obesitas lebih berbahaya dan telah menggeser posisi dari rokok, yang selama ini menjadi penyebab utama kematian.

Hal itu disampaikan, dr. Inge Permadhi, Ms. SpGK, dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) saat bincang-bincang terkait obesitas, Rabu, (4/2/2012), di Jakarta.

Inge mengungkapkan, pada tahun 1997 tingkat persentase overweight di Indonesia sekitar 17,5 persen dan obesitas 4,7 persen. Namun pada tahun 2010, overweight menurun, sementara obesitas meningkat menjadi 11,7 persen. Peningkatan ini terjadi karena mereka yang overweight (kegemukan) telah beralih menjadi obesitas.

"Dulu, rokok menjadi penyebab utama kematian, tapi karena saat ini gencar kampanye rokok, ada kecenderungan semakin menurun. Tapi obesitas justru malah naik dan mengalahkan rokok sebagai penyebab kematian," katanya.

Inge memaparkan, obesitas dan kelebihan  merupakan faktor risiko berbagai penyakit kronik, seperti diabetes tipe 2, jantung koroner dan pembuluh darah, hipertensi stroke dan berbagai jenis kanker. Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar.

Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2010, angka kelebihan berat badan dan obesitas pada penduduk usia dewasa diatas usia 18 tahun tercatat sebanyak 21,7 persen.

Cara sehat turunkan berat badan


Inge mengatakan, untuk menurunkan berat badan akibat obesitas ada dua hal yang harus diperbaiki yakni diet dan aktivitas fisik. Diet yang baik menurutnya adalah dengan menurunkan berat badan 1,5 hingga 1 kg/minggu dengan mengurangi asupan 500-1000 kkal/hari dari kebiasaan makan sehari-hari.

"Diet yang penting adalah melihat jumlah yang dimakan. Jumlahnya harus lebih sedikit dari aktivitas," katanya.

Secara umum, ada dua jenis tipe diet yang yakni low calori diet dengan porsi makan 1000-1500 kkal/hari, dan very low calori diet untuk porsi makan di bawah 800 kkal/hari.

Namun, bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan secara cepat (very low calori diet), harus ada pengawasan ekstra ketat dari dokter setiap hari dan harus dilakukan di rumah sakit. Waktunya pun terbatas 4-6 minggu, setelah itu kembali lagi ke program low calori diet. Metode menurunkan berat badan dengan cepat biasanya hanya diperuntukan untuk mereka yang mengalami obesitas pada level yang sangat tinggi.

"Efeknya bisanya sakit kepala, kelelahan, dehidrasi, kulit kering, rambut rontok, dan gairah seks turun. Oleh karena itu, butuh pengawasan," katanya.

Untuk asupan makanan, Inge menyarankan, sebaiknya menghindari gorengan, dan menggantinya dengan makanan yang dikukus, dipanggang, rebus atau kuah.

Lebih lanjut, Inge menjelaskan, untuk orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, sebaiknya melakukan aktivitas fisik 3-5 kali dalam satu minggu dengan intenstas sedang (30-60 menit). Namun untuk mereka yang tidak terbiasa berolahraga, harus dilakukan secara bertahap.

"Lakukan latihan yang sifatnya aerobik dan low impact, seperti berenang santai, jalan kaki, treadmil," ujarnya.

Pada fase awal memulai latihan, sebisa mungkin hindari untuk melakukan latihan beban. Latihan beban bisa dilakukan apabila seseorang sudah terlebih dahulu menurunkan berat badannya sampai 10 persen.

Penggunaan obat-obatan, kata Inge, boleh digunakan tapi fungsinya hanya sebagai penunjang. Disarankan untuk berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan obat-obatan, karena beberapa jenis obat biasanya memiliki efek samping. Misalnya, obat diuretik, dapat memicu dehidrasi dan gagal ginjal.

"Kesimpulannya, untuk mendapat tubuh indah, menggunakan modifikasi lifestyle dengan diet dan aktivitas fisik. Farmakoterapi hanya penunjang. Tapi di luar itu, yang terpenting adalah motivasi. Seorang akan berhasil apabila motivasinya kuat," tutupnya.

Sumber: kompas.com

Jumat, 28 September 2012

Gue Gemuk.... Masalah Buat Loe???

Iya, memang sering orang menganggap badan gemuk (kegemukan) itu bukan masalah. Bahkan banyak yang menganggap badan gemuk itu sebagai sehat, lucu, makmur, dan sukses. Anak-anak gemuk dianggap lucu, nggemesin, sehat. Orang dewasa yang gemuk dianggap hidupnya sudah sukses, berkelimpahan dan makmur.
Mungkin karena bos-bos itu banyak yang berpenampilan gemuk. :D.

Sebaliknya, badan kurus dianggap sakit-sakitan, perlu dikasihani, prihatin dan keuangannya menyedihkan.
Padahal kurus dan gemuk itu lebih banyak karena pola makan yang salah. Bedanya, kalau kurus bisa jadi karena asupannya kurang banyak. Kalau gemuk asupannya kebanyakan. Tapi dua-duanya karena asupan gizi yang tak seimbang dan metabolisme makanan di dalam tubuh yang kurang oke.

Untuk kasus kegemukan (obesitas), meskipun yang dimakan banyak, tapi gizinya tak seimbang. Karena makanan olahan yang dikonsumsi mengandung:

TERLALU BANYAK
Pengawet
Penyedap
Pewarna dan bahan aditif lainnya
Kolesterol dan lemak
Protein hewani
Garam
Gula

TERLALU SEDIKIT
Protein nabati
Vitamin dan mineral
Serat makanan (dietary fiber)
Antioksidan
Air putih

Taukah Anda, bahwa obesitas itu identik dengan penyakit?... karena 70% penyakit umum berkaitan dengan masalah diet dan berat badan. Menurut WHO, 70% kematian dini disebabkan oleh serangan jantung, kanker, diabetis dan stroke. Dan -ini penting- 50% penyebabnya berhubungan dengan pola makan dan nutrisi yang buruk. Hii.... ngeri juga ya.

So, masih gemuk? Masalah buat loe!.... hehehe... peace!
Yuk, mulai hidup sehat....!
Kendalikan berat badan Anda,
Tanyakan kepada kami bagaimana caranya.

Call/SMS 0877 4163 1780

       

Selasa, 25 September 2012

Mengapa HERBALIFE?

Banyak produk yang menjanjikan khasiat sama, menurunkan, melangsingkan, mengidealkanberat badan. Tapi kenapa harus HERBALIFE?

Alasan subyektifnya adalah diet Herbalife tidak "menyiksa diri" karena kita masih bisa makan enak, hanya porsinya saja yang dikurangi. Mengganti sarapan dengan Nutritional SHAKE Mix yang rasanya enak di lidah. Tidak hambar dan tidak membuat eneg. Ada 3 rasa tersedia yaitu coklat, vanila dan blueberry.

Alasan obyektifnya adalah SHAKE sebagai bahan bakar tubuh membuat Anda merasa kenyang, puas dan berenergi. SHAKE terbuat dari protein kedelai yang sudah tidak mengandung purin sehingga sangat baik dan aman bagi penderita asam urat.

SHAKE dibuat dari bahan-bahan alami herbal sumber protein, karbohidrat, vitamin, mineral dan TIDAK mengandung lemak.

SHAKE sangat baik bagi penderita Diabetis Melitus (DM - kencing manis) karena mengandung fruktosa sebagai sumber utama karbohidrat yang terbuat dari madu murni kualitas terbaik yang dikeringkan.

Protein kedelai (soy protein) dalam SHAKE sangat baik bagi penderita kanker payudara, keropos tulang (ostheoporosis), menurunkan kadar kolesterol, baik untuk jantung dan menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

70% kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral dapat dipenuhi dari mengkonsumsi SHAKE.

Jadi itulah alasan-alasan kenapa kami memilih HERBALIFE.

So, have you had your SHAKE today?