Kendalikan Berat Badan dengan Herbalife

Herbalife bukan obat, tapi makanan sehat. Disebut nutrisi sel, karena konsepnya memberi nutrisi bagi sel-sel tubuh secara efektif.
Herbalife lebih dikenal sebagai makanan sehat pengelola berat badan. Naik/turun berat badan atau menjaga berat badan. Kenapa berat badan? Ternyata sebagian besar penyakit erat kaitannya dengan kegagalan pengelolaan berat badan.

Banyak kasus kegemukan (obesitas) yang harus disikapi dengan baik. Karena sebagian besar penyakit erat kaitannya dengan obesitas. Beberapa penyakit erat kaitannya dengan obesitas.

Dan obesitas terjadi karena pola makan yang salah. Kami menawarkan makanan yang sehat yang efektif diserap oleh sel-sel tubuh dan efektif untuk turun berat badan. Ayo, mulai hidup sehat. Bagaimana caranya? Hubungi saya:

Choirul Asyhar
, HERBALIFE, Konsultan Nutrisi, Independent Member | D1610892
Call/SMS/WA 0815 1739 2450
Pin BB 554B0B15
Tampilkan postingan dengan label herbalife. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label herbalife. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2015

Inilah Pemenang Lomba Turun Berat Badan Berhadiah Periode ke-4

Alhamdulillah.... mbak Tri sdh bisa mengantarkan mbak Endah menjadi juara II LTBB-4.
Yg membanggakan kedua ibu hebat ini adalah member Klub Nutrisi Yukenbi SLIM Graha Asri.

Tentu kedua ibu ini gembira. Mbak Endah gembira karena perjuangannya sebulan ini membuahkan hasil dan hadiahnya hampir 2 juta rupiah tuh kalau diuangkan. Mbak Tri juga gembira karena orang yang dibimbing dan disemangatinya berhasil menjadi pemenang.

Dan yang paling gembira adalah saya, karena mereka berdua menjalani program turun berat berat badan dan pola hidup sehat di Klub Nutrisi Yukenbi Slim.

Mbak Tri (kerudung biru) diberi kesempatan menyerahkan hadiah kepada mbak Endah (kerudung hitam) 
Lihat bagaimana mereka berdua gembira di foto ini.

Anda mau berbahagia seperti mereka??

Yuk, mampir ke Yukenbi Slim Graha Asri.
Atau kontak saya
Choirul
0812 8432 6792 

Sabtu, 15 Agustus 2015

LTBB: Turun Berat Badan secara Sehat, Ilmiah dan Berhadiah - Periode ke-5

Lomba Turun Berat Badan Berhadiah Periode 3 yg diadakan oleh Komite Cikarang Hebat telah selesai.... inilah para pemenangnya .... Selamat yaaa.... Asyik ya.... turun berat badan secara sehat dibawah bimbingan konsultan... eh... dapat hadiah jutaan pulaaaa.....

Inilah juaranya.... asyik amat yaaa.... dibimbing, sukses turun berat badan dan dapat hadiah pula.
Pak Jose Rizal (mantan Pilot Garuda) berfoto setelah membimbing peserta LTBB Periode ke-4
 


Siapa yg mau ikutan periode berikutnya, yaitu periode ke-5?
Silakan kontak saya yaaa.....
Choirul Asyhar Abdulmudjib di Yukenbi Slim Graha Asri.

Kapan periode berikutnya?
Hari Ahad, 23 Agustus 2015.

Dimana?
Di Hotel Grand Cikarang, Jababeka.

Apa agendanya?
Jam 07:00 - 10:00 Penimbangan
Penimbangan Akhir untuk Peserta LTBB Periode ke-4
Penimbangan Awal untukPeserta LTBB Periode ke-5

Jam 10;00 - 12:00 Quick Start Training
Peserta akan mendapatkan bimbingan awal dari orang-orang yang telah berpengalaman turun berat badan dengan benar, ilmiah, sehat dan enjoy.

Siapa Pembimbingnya?
Pada periode ini peserta akan dibimbing oleh seorang anggota polisi Bpk. Aiptu Ajat Sudrajat yang telah berhasil turun berat badan 35 kg. Pada saat teman-teman polisi yang lain masih bingung bagaiman caranya mengecilkan perut.

Yuk, daftarkan segera ke
Choirul @ Yukenbi Slim Graha Asri
atau WA/SMS ke 0815 1739 2450

Sabtu, 13 Juni 2015

INAYAH MEMENANGKAN LOMBA TURUN BERAT BADAN - CIKARANG - BATCH 2

Alhamdulillah, tak terasa akhirnya Lomba Turun Berat Badan - Cikarang telah memasuki batch ke-3.
Batch-1 sudah dilaksanakan bulan April 2015, lalu dilanjutkan dengan batch-2 Mei 2015. Dan baru saja digelar batch-3 tanggal 7 Juni 2015 yang lalu.

Yang menarik dari setiap lomba selalu diikuti oleh lebih dari 40 orang gemuk di Cikarang dan sekitarnya. Tentu saja lomba ini diminati karena banyak orang gemuk yang sudah bosan dengan banyaknya lemak di dalam tubuhnya. Lemak ini menyebabkan badan jadi cepat capek, malas, loyo dan tak bersemangat. Belum lagi potensi penyakit yang berada di balik kelebihan lemak itu.

Selain itu banyak orang yang pengen langsing tapi tidak tahu caranya. Maka lomba ini sangat diminati karena disinilah para peserta akan dibimbing oleh para konsultan nutrisi dan dipandu juga oleh para dokter yang aktif di herbalife. Daaan..... yang menarik lagi adalah.... hadiahnya. Total hadiah disiapkan oleh panitia senilai 6 juta rupiah untuk 3 pemenang. Kalau, toh, tidak menjadi juara, insyaa Allah para peserta lomba puas karena mereka berhasil menurunkan berat badannya. Suatu hal yang tak terbayangkan oleh mereka sebelumnya. Turun berat badan dalam periode lomba 1 bulan bukanlah hal yang mustahil. Apalagi jika mereka selalu didampingi dan dibawah bimbingan konsultan nutrisi profesional Cikarang.

Suasana LTBB Cikarang. Gambar bawah, foto para juara,
masing-masing didampingi oleh konsultannya.
Seperti yang dialami oleh Nur Inayah, seorang karyawati PT Mattel Indonesia yang menjuarai Lomba Turun Berat Badan - Cikarang batch-2. Inayah berhasil turun berat badan 5.81% dari berat badannya semula.

"Alhamdulillah... saya gak menyangka bisa menjadi juara ke-1. Tadinya saya cuma mengincar juara ke-3." katanya senang.

"Terima kasih telah mengenalkan saya dengan herbalife. Terima kasih atas bimbingan pak Choirul dari Yukenbi Slim Club." lanjutnya.

Hadiah senilai 3 juta yang berupa produk lengkap herbalife menjadi miliknya. Dan dengan demikian dia bisa melanjutkan program turun berat badannya dengan gratis. Dengan harapan akan memenangkan kembali Lomba Turun Berat Badan - Cikarang batch-3 yang akan dilakukan penimbangan akhir setelah Idul Fitri, Juli nanti.

Selamat ya mbak Inayah....
Ingat pesan dr. Nur Ahmad Fauzi, "Turun berat badan adalah tujuan sementara. Hidup sehat adalah komitmen seumur hidup."

Anda mau mengikuti Lomba Turun Berat Badan berikutnya?
Hubungi saya yaaa.....

Choirul @ Yukenbi Slim Club
081517392450

Jumat, 03 April 2015

LOMBA TURUN BERAT BADAN BERHADIAH 6 JUTA

Hadiri, ikuti, rebut hadiahnya.
Totalnya senilai 6 JUTA.
Daftar hari ini!!!

LOMBA TURUN BERAT BADAN CIKARANG Edisi Perdana!!!
Start: Minggu, 5 April 2015
Di RM Sederhana Lintau, Kompleks Ruko Roxy, Jl. Kasuari Raya, Cikarang Baru.
Pkl: 07:00 - 12:00

Cocok utk Anda yg pengeeen turun berat badan tapi selalu gagal... :'(
Cocok utk Anda yg rajin olah raga tapi masik gemuk juga... :D
Cocok utk Anda yg malas olah raga dan banyak ngemil... :)
Cocok utk Anda yg pengeeen banget turun bb tapi susah disiplin... :(

Yuk, daftar ke saya...
Selama periode lomba, sy akan bimbing sampai berhasil, dan kalau dapat hadiaaah... Apa boleh buaaat... :D
Segera daftar yuuuk..

Salam Sehat Langsing Cantik Ganteng

Choirul
081517392450
Pin BB 5498AD67

Minggu, 31 Agustus 2014

"SUDAH LANGSING, KOK, MASIH OLAHRAGA?"

"Bu, sudah langsing kok masih olahraga....?" sapa seorang ibu, tetangga kami, yang menyaksikan kami pulang dari program jalan sehat 3000 langkah yang kami lakukan pagi ini.

Maka kami berhenti, ngobrol dan kami sampaikan syiar sehat kepada beberapa tetangga kami yang sedang berkumpul di depan rumah ibu yg menegur tadi.

Teman-teman, inilah barangkali representasi persepsi dari sebagian masyarakat kita tentang kesehatan.

"Sudah sehat tak perlulah olahraga." Padahal olahraga itu perlu biar sehat. "Sudah langsing tak perlulah lagi capek-capek olahraga bakar-bakar lemak." Padahal olahraga tak sekedar untuk bakar lemak, tapi untuk menjaga kebugaran tubuh.

Mereka memang tahu bahwa kami adalah keluarga herbalife. Dan memang istri saya sejak diet herbalife berat tubuhnya turun 18 kg, dan relatif stabil selama 1.5 tahun ini di kisaran 55-56 kg. Padahal 2 tahun lalu beratnya 73 kg. Usia selnya tadinya 63 tahun diusianya yang ke-44 tahun, kini usia selnya turun menjadi 47 tahun.

Kami sekarang tahu bahwa diet herbalife tak hanya untuk turun berat badan, tapi untuk melaksanakan komitmen kesehatan kami. Regenerasi sel berjalan baik, mengganti sel-sel tubuh yang telah tua, rusak dan mati. Dan tumbuh sel-sel baru. Insya Allah, inilah yang dimaksud dengan sehat tanpa obat. Sehat melalui nutrisi selulair dari herbalife. Inilah cara kami mensyukuri nikmat sehat, yaitu dengan menjaganya.

Dan ternyata para ahli menyampaikan bahwa kesehatan dan kebugaran itu dapat diperoleh 80% melalui intake makanan yang bagus + 20% melalui gaya hidup aktif, salah satunya melalui olahraga. Diantaranya adalah program 3000 langkah setiap hari.

Sudahkah Anda berolahraga pagi ini?
Yuk, mulai gaya hidup sehat dan aktif. Kami siap membantu.

Salam Sehat Dunia Akhirat.
Choirul Asyhar 0812 8432 6792 
Club Yukenbi Slim



Minggu, 03 Agustus 2014

Horee Lebaran Tiba


Lebaran akhirnya tiba.
Setelah sebulan puasa, gimana tuh rasanya banyak makanan di rumah, di kantor, dan di rumah2 tetangga dan family?
Dan rata-ratanya makanannya berlemak dan berkalori tinggi.


Bayangkan 7 biji nastar aja = 538 Kalori.
10 biji kastengels = 426 Kalori.
Segelas soft drink aja = 70-an Kalori.
Belum lagi makan di rumah makan, karena di rumah gak sempet masak:
Burger 300-500 Kalori.
Bakso 300-an Kal,
Es krim = 300-an Kalori,
Nasi+ayam goreng,soto ayam, rawon @ 500-600-an Kal.
Teh manis = 40 Kalori..

10 biji kastengels = 426 Kalori
7 biji nastar = 538 Kalori
Wow, kalau dituruti tuh nafsu makan bisa-bisa LEBARAN bikin badan kembali LEBAR-an deh. Pinggang yang sdh langsing, jadi langsung...Langsung lurus dengan paha.
Untungnya -insya Allah- selama Ramadhan sudah berlatih menahan diri yaaaa....
Alhamdulillah...

Kalau bablas juga, yuk kembali rajin dan rutin konsumsi herbalife.
Tangkap dan hancurkan lemak dengan lipo-bond, cell-u-lose dan teh NRG+Aloe.

Yuk kembali sarapan Shake-nya yaaaa....
Sekalian shake utk makan malam lebih bagus lagi deh....

Salam Sehat Hebatlife,
Choirul, Pin BB 29F769FE

Rabu, 02 Juli 2014

Ramadhan With Herbalife: SAATNYA DISIPLIN DENGAN POLA MAKAN SEHAT

Ini info singkat bagi teman-teman yang capek dengan kelebihan lemak di badannya.... Tapi ini beneran penting bagi yang punya masalah berat badan. (Yang gak punya masalah berat badan, silakan dibaca juga. Siapa tahu ada saudara, teman, tetangga yang butuh info ini :D)

Jadi gini... Banyak teman-teman yang obesitas selama ini sulit mengendalikan berat badannya. Sudah konsumsi herbalife yang terkenal tokcer bin ampuh masih gagal juga. Karena tak mampu mengendalikan nafsu makannya. Lapar perut bisa diatasi, lapar mata mana tahan..... Pengen mulu kalau lihat makanan enak..... Sedihnya, habis itu berkoar-koar, "sudah makan herbalife tapi gak ngaruuuh...."

Maka di bulan Ramadhan ini silakan dicoba lagi herbalife-nya. Hubungi saya kalau stoknya habis... Tuh di atas ada nomor hape saya..... :D... Serius, ini saatnya membuktikan ketokceran bin ampuhnya herbalife. Karena Ramadhan adalah moment tepat untuk makan teratur. Dan momen tepat untuk menahan diri dari "makan apa aja yang gua pengen." Momen tepat untuk tidak ngemil di siang bolong.... Lha, iyalah....batal dongg....

Jadi, Ramadhan ini, saatnya disiplin. Minum shake-nya 2x sehari, yaitu saat sahur dan buka puasa. Makan 1x sepulang tarawih. Minum tabletnya tetap 3x sehari, saat sahur, buka puasa dan setelah tarawih. Minum air putihnya jangan lupa, entar keselek kalau gak minum air putih.....

Hasilnya.... Insya Allah selama puasa badan sehat, bugar, fit,..... tarawih komplit, tilawah quran-nya kenceng... karena gak ngantukan. Apalagi yang sudah ikutan ODOJ (One Day One Juz)..... bisa 3 juz deh sehari.

Hasilnya lagi.... Lebaran nanti gak cuma pakai baju baru. Tapi juga UKURAN baru!!!
Dari XXXL ke XL, dari XXL ke L atau ke M.... Siapa mau? Jangan cuma pengen... tapi mau. Karena mau = bisa.

Yuk, lebaran jadi manusia baru. Karena dosa-dosa diampuni, bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.
Dan jadi manusia baru..... Karena ukuran badannya lebih langsing, dan .... tampil lebih cantik dan ganteng... :D

Yuk, kontak nomor saya sekarang.... nomor hape saya ada di atas....

Salam Sehat 24 Jam Fit Terus
Choirul  

Selasa, 27 Mei 2014

LOMBA TURUN BERAT BADAN BERHADIAH

Wow...... banyak yang pengen turun berat badan dan gagal...
Eh... kok ada lomba turun berat badan berhadiah. Pasti susah nih..... Eit tunggu dulu. Turun berat badan dilombakan karena sebenarnya turun berat badan itu mudah, asal tau caranya. Makanya kami mengadakan lomba ini.

Jangan khawatir kami akan ajarkan caranya, sehingga dalam 1 bulan anda bisa turun berat badan. Nah, setiap hari Anda akan dipantau dan dibimbing step by step agar berhasil turun berat badan. Masalah hasilnya berapa persen penurunannya... itulah yang menarik. Setiap orang tentu berbeda-beda hasilnya tergantung kepatuhannya menuruti arahan kami. Tergantung kedisiplinannya. Dst.

By the way..... apapun hasilnya, juara atau tidak .... in sya Allah minimal berat badan turun. Ini sudah suatu prestasi. Tak hanya itu..... Anda akan lebih sehat, fit dan aktif. Syukur-syukur juara pula, hadiah total jutaan rupiah akan dibawa pulang.... dan bisa dipakai untuk program turun berat badan berikutnya. Asyiiiikkkk.......

Mau ikut?
Tulis komen + nomor hape atau pin BB di bawah ini. Nanti akan kami hubungi saat lomba kami buka. Okee...?

Kalau mau mampir juga boleh, nanya-nanya dan cek kesehatan GRATIS. Silakan datang ke :
Ruko Pinangsia, Jl. Citandui Raya B-23, Graha Asri, Cikarang Baru, Jababeka

Senin, 16 Desember 2013

Hidayah Kesehatan

Mengajak orang gendut jadi langsing itu susah-sudah gampang. Bukan semata-mata masalah biaya, tapi ini menyangkut pola hidup. Pola makan.

Ini yang saya alami waktu jaga stand di Pesta Wirausaha yang diselenggarakan TDA Bekasi di Bekasi Square, Sabtu-Ahad tanggal 14-15 Desember 2013 ini.

Orang gendut ketika ditawarin jadi langsing reaksinya macam-macam. Kalau dikatagorisasi ada tiga macam reaksi:

1. Mau - mau - mau
Orang yang demikian merasakan benar betapa tersiksanya bawa-bawa lemak tubuh dan lemak perut kesana-kemari. Belum lagi keluhan-keluhan kesehatan lain akibat kegemukan, karena semua makanan "enak" dimasukkan ke tubuhnya :D). Dia sadar betapa sehatnya orang-orang langsing. Dia juga menyaksikan betapa cantik dan ganteng serta lincah dan energiknya orang-orang yang langsing. Why-nya kuat maka dia mudah mencapai target sehat dan langsingnya.

2. Mau Tapi Ogah
Dia sadar kegemukan dan ini mengganggu aktifitasnya, tapi ogah langsing karena sulit menahan lapar mata. Sulit menahan diri ketika melihata makanan enak.

"Wah, kalau malam dingin dan laper, pengennya makan yang enak-enak."
"Bosanlah kalau makan shake muluu...." demikian kata seorang yang berhasil saya rayu untuk mengikuti cek kesehatan tubuh GRATIS.

Dia mau langsing tapi masih berat karena tidak kuat menahan nafsu makannya yang tinggi. Jadi ogah diatur dengan pola makan baru. Akibatnya dia beli herbalife tapi cuma jadi pajangan di rumah. Hehehe....

3. Ogah - Ogah - Ogah
Nah, ini tipe orang yang susah berubah. Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam saya yakin dia mau langsing. Tapi dia gengsi mengucapkannya. Uangnya banyak tapi dia gak mau diatur-atur.

"Uang-uangku sendiri, terserah aku mau makan apa aja." Barang kali ini yang ada di dalam hatinya.

Saya menemukan orang seperti ini kemarin. Taksiran saya berat badannya lebih dari 120 kg. Ketika saya tawarkan cek analisa tubuh gratis, dia menjawab, "Gak, ah... capek diatur-atur muluuu...." katanya sambil ngeloyor menghindar.

Mengajak orang seperti ini seperti mengajak perokok berhenti merokok. Tahu itu tak sehat tapi sulit menghindari merokok. Rokok memang banyak mengandung zat adiktif, sehingga menimbulkan orang ketagihan. Apakah makanan juga menimbulkan adiksi?

Rasulullah SAW mengatakan, kenapa beliau dan sahabat-sahabatnya sehat sehingga seorang tabib di Madinah selama dua tahun bekerja tidak mendapatkan pasien. Kata beliau, "kami adalah kaum yang makan ketika lapar, dan berhenti makan sebelum kenyang."

Karena gak ada fotonya, saya bayangkan Rasulullah dan para sahabat adalah orang-orang yang berpostur tubuh ideal dan berbadan sehat karena mereka tidak obese. Mereka tidak asal makan apapun yang enak-enak. Tapi memiliki pola makan yg benar.

Anda setuju...?
Salam Sehat Hebatlife
Choirul 16/12/2013
 
* Apa indahnya gendut seperti ini.....? Yuk, perbaiki pola makan Anda.


Team Nutrisi sehat siap mengubah lemak tubuh anda menjadi kesehatan yg menakjubkan. Insya Allah


Jumat, 06 Desember 2013

Dokter Seharusnya "Pelit" Berikan Obat ke Anak

Tulisan ini mengingatkan kita bahwa sehat itu bisa tanpa obat. Makanan dan minuman yg sehat juga air putih cocok untuk memulihkan penyakit kita. Contoh makanan sehat adalah herbalife.

Jumat 11 Rabiulakhir 1434 / 22 Februari 2013 14:50
sick kid 268x300 Alasan Dokter Negara Maju Pelit Memberikan Obat ke AnakBELUM sebulan aku tinggal di Belanda, dan putraku Malik terkena demam tinggi. Setelah tiga hari tak ada perbaikan aku membawanya ke huisart (dokter keluarga) kami, dr. Knol.
“Just wait and see. Don’t forget to drink a lot. Mostly this is a viral infection,” kata dokter tua itu.
“Ha? Just wait and see?” batinku meradang.

Ya, aku tahu sih masih sulit untuk menentukan diagnosa pada kasus demam tiga hari tanpa ada gejala lain. Tapi masak sih nggak diapa-apain.
“Obat penurun panas Dok?” tanyaku lagi.
“Actually that is not necessary if the fever below 40 C.”
Sebetulnya di rumah aku sudah memberi Malik obat penurun panas, tapi aku ingin dokter itu memberi obat lain. Sudah lama kudengar bahwa dokter di sini pelit obat. Karena itu, aku membawa obat dari Indonesia.

Dua hari kemudian, demam Malik tak kunjung turun dan frekuensi muntahnya bertambah. Aku kembali ke dokter. Dia tetap menyuruhku wait and see. Pemeriksaan laboratorium akan dilakukan bila panas anakku menetap hingga hari ke tujuh.
“Anakku ini suka muntah-muntah juga Dok,” kataku.
Lalu si dokter menekan-nekan perut anakku. “Apakah dia sudah minum suatu obat?”
Eh tak tahunya mendengar jawabanku, si dokter malah ngomel-ngomel,
“Kenapa kamu kasih syrup Ibuprofen? Pantas saja dia muntah-muntah. Ibuprofen itu sebaiknya tidak diberikan untuk anak-anak, karena efeknya bisa mengiritasi lambung. Untuk anak-anak lebih baik beri paracetamol saja.”

Huuh! Walaupun dokter itu mengomel sambil tersenyum ramah, tapi aku jengkel dibuatnya. Jelek-jelek begini gue lulusan fakultas kedokteran tau!

Setibanya di rumah, suamiku langsung menjadi korban kekesalanku.
“Lha wong di Indonesia, dosenku aja ngasih obat penurun panas nggak pake diukur suhunya. Mau 37, 38 apa 39 derajat, tiap ke dokter dan bilang anakku sakit panas, penurun panas ya pasti dikasih. Masa dia bilang ibuprofen nggak baik buat anak!”

Sewaktu praktik menjadi dokter dulu, aku lebih banyak mencontek yang dilakukan senior. Tiga bulan menjadi co-asisten di bagian anak memang membuatku kelimpungan dan belajar banyak hal, tapi secuil-secuil ilmu kudapat. Seperti orang travelling Eropa dalam dua minggu. Menclok sebentar di Paris, dua hari ke Roma. Dua hari di Amsterdam, kemudian tiga hari mengunjungi Vienna. Puas berdiam di Berlin dan Swiss, waktu habis. Tibalah saat pulang ke Indonesia. Tampaknya orang itu sudah keliling Eropa, padahal ia hanya mengunjungi ibukota utama. Banyak negara dan kota di Eropa belum disambangi. Itulah kami, pemuda-pemudi fresh graduate from the oven Fakultas Kedokteran. Malah yang kami pelajari dulu, kasusnya tak pernah kami jumpai dalam praktek sehari-hari. Berharap bisa memberikan resep cespleng, kami mengintip resep ajian senior!

Setelah Malik sembuh, Lala, putri pertamaku sakit. Kuberikan obat batuk yang kubawa dari Indonesia. Batuknya tak hilang dan ingusnya masih meler. Lima hari kemudian, Lala kubawa ke huisart.
“Just drink a lot,” katanya ringan.
“Apa nggak perlu dikasih antibiotik, Dok?” tanyaku tak puas.
“This is mostly a viral infection, no need for an antibiotik,” jawabnya lagi.
Lalu ngapain dong aku ke dokter,tiap ke dokter pulang nggak pernah dikasih obat. Paling enggak kasih vitamin keq!
“Ya udah beli aja obat batuk Thyme syrop. Di toko obat juga banyak.”
Ternyata isi obat Thyme itu hanya ekstrak daun thyme dan madu.
Saat itu aku memang belum memiliki waktu untuk berintim-intim dengan internet. Di kepalaku, cara berobat yang betul adalah seperti di Indonesia.

Putriku sembuh. Sebulan kemudian sakit lagi. Batuk pilek putriku kali ini ringan, tapi hampir dua bulan sekali ia sakit. Dua bulan sekali memang lebih mendingan karena di Indonesia dulu, hampir tiap dua minggu ia sakit.
“Dok anak ini koq sakit batuk pilek melulu ya?”
Setelah mendengarkan dada putriku dengan stetoskop, melihat tonsilnya, dan lubang hidungnya,huisart-ku menjawab,”Nothing to worry. Just a viral infection.”
“Tapi Dok, dia sering banget sakit, hampir tiap sebulan atau dua bulan Dok,”
Dokter tua yang sebetulnya baik dan ramah itu tersenyum. “Do you know how many times normally children get sick every year?”
“Twelve time in a year, researcher said,” katanya sambil tersenyum lebar. “Sebetulnya kamu tak perlu ke dokter kalau penyakit anakmu tak terlalu berat,” sambungnya.

Aku pulang dengan perasaan malu. Barangkali si dokter benar, aku selama ini kurang belajar.
Setelah aku beradaptasi dengan kehidupan di Belanda, aku berinteraksi dengan internet. Aku menemukan artikel Prof. Iwan Darmansjah, ahli obat-obatan Fakultas Kedokteran UI.
“Batuk – pilek beserta demam yang terjadi 6 – 12 bulan masih wajar. Observasi menunjukkan kunjungan ke dokter terjadi 2 – 3 minggu selama bertahun-tahun.”
“Bila ini yang terjadi, maka ada dua kemungkinan kesalahkaprahan penanganannya, Pertama, obat diberikan selalu mengandung antibiotik. Padahal 95% serangan batuk pilek dengan atau tanpa demam disebabkan oleh virus, dan antibiotik tidak dapat membunuh virus. Di lain pihak, antibiotik malah membunuh kuman baik dalam tubuh, yang berfungsi menjaga keseimbangan dan menghindarkan kuman jahat menyerang tubuh. Ia juga mengurangi imunitas si anak, sehingga daya tahannya menurun. Akibatnya anak jatuh sakit setiap 2 – 3 minggu dan perlu berobat lagi.

Duuh…kemana saja aku selama ini. Eh..sebetulnya..bukan salahku dong. Aku kan sudah membawa mereka ke dokter spesialis anak. Sekali lagi, mereka itu dosenku lho!.
Di Belanda ‘dipaksa’ tak pernah mendapat antibiotik untuk penyakit khas anak-anak, kondisi anakku jauh lebih baik. Mereka jarang sakit.

Aku tercenung mengingat ‘pengobatan rasional’. Hey! Lalu kemana perginya ingatan itu? Jadi, apa yg kulakukan, tidak meneliti baik-baik obat yang kuberikan, sedikit-sedikit memberi obat penurun panas, sedikit-sedikit memberi antibiotik, baru sehari atau dua hari anak mengalami sakit ringan aku panik dan membawa ke dokter, sedikit-sedikit memberi vitamin. Rupanya adalah tindakan yang sama sekali tidak rasional!
Sistem kesehatan Belanda menerapkan betul apa itu pengobatan rasional.

Aku baru mengetahui ibuprofen memang lebih efektif menurunkan demam pada anak, sehingga banyak negara termasuk Amerika Serikat, dipakai secara luas untuk anak-anak. Tetapi resiko efek sampingnya lebih besar, Belgia dan Belanda menetapkan kebijakan lain. Walaupun obat ibuprofen tersedia di apotek dan boleh digunakan usia anak diatas 6 bulan, di kedua negara ini, parasetamol tetap dinyatakan sebagai obat pilihan pertama anak demam.

Jadi, bagaimana dengan para orangtua di Indonesia? Aku tak ingin berbicara terlalu jauh soal mereka-mereka yang tinggal di desa atau orang-orang yang terpinggirkan. Karena kekurangan dan ketidakmampuan penyakit anak sehari-hari, orang desa relatif ‘terlindungi’ dari paparan obat-obatan yang tak perlu. Sementara kita yang tinggal di kota besar, cukup berduit, melek sekolah, internet dan pengetahuan, malah kebanyakan selalu dokter-minded dan gampang dijadikan sasaran oleh perusahaan obat dan media. Kalau pergi ke dokter lalu tak diberi obat, biasanya kita malah ngomel-ngomel, ‘memaksa’ agar si dokter memberikan obat. Iklan-iklan obat pun bertebaran di media, bahkan tak jarang dokter-dokter ‘menjual’ obat tertentu melalui media. Padahal mestinya dokter dilarang mengiklankan suatu produk obat.

Dan bagaimana pula dengan teman-teman sejawatku dan dosen-dosenku yang kerap memberikan antibiotik dan obat-obatan yang tidak perlu pada pasien batuk, pilek, demam, mencret? Malah aku sendiri dulu pun melakukannya karena nyontek senior. Apakah manfaatnya lebih besar dibandingkan resikonya? Tentu saja tidak. Biaya pengobatan membengkak, anak malah gampang sakit dan terpapar obat yang tak perlu. Belum lagi bahaya besar jelas mengancam seluruh umat manusia: superbug, resitensi antibiotik! Tapi mengapa semua itu terjadi?

Duuh Tuhan, aku tahu sesungguhnya Engkau tak menyukai sesuatu yang sia-sia dan tak ada manfaatnya. Namun selama ini aku telah alpa. Sebagai orangtua, bahkan aku sendiri yang mengaku lulusan fakultas kedokteran ini, telah terlena dan tak menyadari semuanya. Aku tak akan eling kalau aku tidak menyaksikan sendiri dan tidak tinggal di negeri kompeni ini. Apalagi dengan masyarakat awam, para orangtua baru yang memiliki anak-anak kecil itu. Jadi bagaimana mengurai keruwetan ini seharusnya? Memikirkannya aku seperti terperosok ke lubang raksasa hitam. Aku tak tahu, sungguh!
Aku sadar. Telah terjadi kesalahan paradigma pada kebanyakan kita di Indonesia dalam menghadapi anak sakit. Disini aku sering pulang dari dokter tanpa membawa obat. Aku ke dokter biasanya ‘hanya’ konsultasi, memastikan diagnosa penyakit dan penanganan terbaiknya, serta meyakinkan diriku bahwa anakku baik-baik saja.

Di Indonesia, ke dokter = dapat obat?

Sistem kesehatan di Indonesia memang masih ruwet. Kebijakan obat nasional belum berpihak pada rakyat. Perusahaan obat bebas beraksi‘ tanpa ada peraturan dan hukum yang tegas dari pemerintah. Dokter pun bebas meresepkan obat apa saja tanpa ngeri mendapat sangsi.

Lalu dimana ujung pangkal salahnya? Percuma mencari-cari ujung pangkal salahnya. Kondisi tersebut jelas tak bisa dibiarkan. Siapa yang harus memulai perubahan? Pemerintah, dokter, petugas kesehatan, perusahaan obat, tentu semua harus berubah. Namun, dalam kondisi seperti ini, mengharapkan perubahan kebijakan pemerintah dalam waktu dekat sungguh seperti pungguk merindukan bulan. Sebagai pasien kita pun tak bisa tinggal diam. Setidaknya, bila pasien ‘bergerak’, masalah kesehatan di Indonesia, utamanya kejadian pemakaian obat yang tidak rasional dan kesalahan medis tentu bisa diturunkan. []
Dikutip dari buku “Smart Patient” karya dr. Agnes Tri Harjaningrum, http://ibuhamil.com/ (04)

Rabu, 27 November 2013

TOP 10 Alasan Kenapa Gagal DIET

TOP 10 alasan kenapa seseoang gagal diet sepanjang tahun ini:

1. Dilarang oleh pasangan.
Banyak pasangan kita yg tak paham tentang diet. Sehingga sering melarang-larang dengan alasan malah sakit, bagusan gemuk, biarin gemuk yang penting sehat.

2. Tidak sabar. Maunya instant.
Jadi kalau ada diet yg cespleng. Seminggu sampai sebulan langsung langsing. Mana adaaa.... gemuknya aja juga gak tiba-tiba, masak langsingnya tiba-tiba... hehehe....

3. Lagi Liburan.
Biasanya program diet akan kacau balau kalau lagi liburan. Gak bisa diet kalau liburan, karena makanannay uenak-uenak booo.... Adanya malah wisata kuliner deh....

4. Tidak ada waktu.
Menyiapkan makanan khusus itu perlu waktu. Padahal kita gak punya waktu lagi. Akibatnya bikin mi instant aja, ngemil aja sambil jalan di angkot, kereta api, bis atau mobil sambil jalan menuju kantor. Atau beli makanan jadi aja deh di rumah makan.

5. Mahal.
Ini alasan utama, tanpa mempertimbangkan manfaatnya bagi kesehatan. Selalu dibandingkan dengan harga nasi sepiring, bakso semangkok, mie ayam dll.... Padahal kalau makanannya gak sehat, nanti biaya berobatnya jauh lebih maaaaahhhhhhaaaallll.....

6. Selalu menunda. *The Power of Tomorrow.... halah.... Nanti deh, nunggu punya duit... padahal duitnya sudah cukup masih entar-entar aja.

7. Terlalu banyak mendengar opini-opini negatif.
Hati-hati lho diet bikin lemes, nanti mencret-mencret lho. Bagusan gini, kalau langsing kamu kelihatan kempot. Lagian kamu gak gemuk-gemuk amat, kok.

8. Gemuk itu Makmur.
Banyak orang berfikir kalau gemuk itu lambang kemakmuran. Berarti hidupnya sudah sukses. Sudah mapan. Gak gemuk berarti belum makmur. Seakan-akan gemuk itu sebagai simbul bahwa dia sudah bisa beli apa saja. Hidupnya tentram, gak banyak masalah.

9. Terlalu memanjakan lidah.
Banyak orang gagal diet, karena dia tak bisa menahan diri dari keinginan makan. Makan bukan karena kebutuhan tapi karena keinginan. Lidah selalu ngiler melihat makanan enak. Gak perduli apakah itu menyehatkan atau tidak. Padahal enak itu cuma sepuluh menit di mulut, bahkan kurang.

10. Pola pikir yang salah.
Banyak orang yang salah persepsi tentang diet. Bahwa diet adalah gak makan sehingga bikin kelaparan. Bahkan bisa jatuh sakit. Padahal sebenarnya diet adalah mengatur pola makan dan asupan nutrisi.

Apakah Anda termasuk yang gagal diet?
Ayo, ubah pola pikir Anda tentang diet. Diet bukan tidak makan, tapi mengatur asupan gizi dan pola makan.

Saat ini diet yang terbaik adalah dengan mengkonsumsi herbalife. Herbalife sudah ada di lebih dari 90 negara. Dan jutaan orang telah puas dan sukses diet bersama herbalife. Mereka diet dengan enjoy bin fun.

Mau tanya2, silakan call atau sms yaaa....

Salam Sehat Hebatlife
Choirul
0815 1739 2450 

Sabtu, 21 September 2013

Gendut Membawa Berkah, Mau???

Beruntunglah teman-teman yang sekarang mengalami kegendutan.
Lho, bukannya kata WHO, obesitas itu termasuk penyakit? Orang gendut kan berpotensi penyakit SKSD? Stroke, kanker, serangan jantung dan diabetis?

Iya sih, tapi teman-teman saya yang ebese sekarang sudah pada merasakan berkahnya.

Wah ngomong apa sih aku ini? Obesitas kok membawa berkah?

Gini lho ceritanya, mereka yang sekarang menikmati berkah itu dulunya kan guemmmuk, trus pengen langsing. Sudah coba macam-macam cara gagal melulu, sampai akhirnya kenalan sama Herbalife.
Baru pake 3 bulan sudah turun 10-15 kg. Wow....!!! Tetangga, teman, saudara pada kaget terpesona. (Ya iyalah.... Yang langsing pasti dong lebih cantik daripada yang gendut. Yang six pack pasti dong lebih keren daripada yang selalu bawa-bawa tas perut :D).

Akhirnya mereka pengen pake herbalife juga, nanya-nanya dan tertarik beli. Akhirnya teman-teman pada jadi distributor herbalife, deh. Tadinya pake untuk diri sendiri, akhirnya jadi distributor sampai sekarang. Gampang, soalnya bukti keberhasilan dietnya jelas tampak, sih..... Dia bawa kemanapun dia pergi.... :D

Walhasil, kini para obese itu sudah pada langsing, sehat, fit, gak loyo, ganteng, cantik, semangat, muda, stamina oke dan penyakit2nya teratasi...... Daaaan, kini kok hidupnya makmur pesat yaa...!! Penghasilannya sepuluh sampai ratusan juta.

Nah, itulah yang saya maksud obesitas membawa berkah. Makanya saya bilang "beruntunglah teman-teman yang obese." Syaratnya kalian makan herbalife dan ajak teman-teman gendut lain untuk makan herbalife juga.

Sesimpel itu...??? Yess, sesimpel itu kok. Dan ini sudah saya praktekkan ke istri saya. Gara-gara dia turun BB 18 kg, teman-temanku dan teman-temannya pada nanya dan beli herbalife.

Yuk, kalian yang obese atau istri/suaminya obese gabung sama saya. Dan beberapa bulan kedepan kalian akan tampil keren dan sehat. Lalu beberapa saat kemuan kita bersama-sama akan menapaki jalan kesuksesan. Mau....??? Hubungi saya ya....

Salam Sehat Herbalife
21/9/2013
Choirul 0815 1739 2450

*Ini foto-foto sebagian orang obese yang dapat berkah itu.....

 

Senin, 16 September 2013

Belanja Nutrisi Masak Gak Kuat....?

Hari-hari ini ada tukang batu yang kerja di rumah. Tentu kerjaan yang melelahkan. Mereka pasti butuh energi yang besar. Oksigen yang banyak. Tapi anehnya kok di bibirnya rokok gak pernah lepas. Padahal saat tubuh perlu oksigen sangat berbahaya ketika justru disupplay karbon monoksida dari rokok. Belum lagi ratusan zat beracun lainnya.

Saya tak hendak membahas lebih dalam tentang efek negatif rokok bagi kesehatan. Karena sdh banyak yg paham tentang hal ini. Tapi, saya penasaran... berapa belanja tukang batu itu utk rokoknya per bulan ya?

"Sehari 1-2 bungkus." Katanya. Wow, kalau satu bungkus Rp 12.000,- berarti belanja rokoknya Rp 12.000-24.000 per hari. Jadi sebulan Rp 360.000 - 720.000,-
Uang segitu utk meracuni tubuh? Anehnya utk belanja rokok mereka gak pernah mengatakan "Wah, gak kuatlah... Mending utk beli nasi dan uang jajan anak2"

Lalu bagaimana dengan perokok dari kalangan profesional yg secara ekonomi lebih beruntung dari tukang batu? ... Tentu oke-oke saja. Lha, wong penghasilan mereka juaaauuuh lebih banyak daripada tukang batu.

Tapi... Ketika saya tawarin Shake Herbalife kepada para profesional ini mereka bilang...
"Wow, mahal banget ya...."
"Entar dulu deh."
Padahal, ini utk kesehatan mereka sendiri. Untuk sel-sel tubuhnya yang selama ini mensupportnya untuk beraktivitas. Kenapa mereka enggan memeliharanya yaaa.....?

Coba bayangkan uang rokok sebulan itu bisa lho utk beli 3 kaleng Shake Herbalife. Kalau utk sarapan dan makan malam 3 kaleng shake itu bisa utk 1 bulan.  Kalau hanya untuk sarapan, ya.. bisa utk 2 bulan!

Wow.... sarapan sehat selama 2 bulan ternyata bisa hanya dengan uang seharga rokok sebulan!!!

Untuk biaya rokok yg merusak kesehatan oke-oke saja, masak sih utk kesehatan diri sendiri kita malah keberatan?

Ayo, ubah mindset kita. Bijak membelanjakan uang. Bijak memberi makanan bagi sel-sel tubuh kita.

Salam Sehat Hebatlife
17/9/13
Choirul 081517392450

Ini beberapa foto untuk direngungkan dengan hati :


...  dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu dengan tanganmu sendiri ke dalam kebinasaan(QS Al Baqarah: 195)
Bandingkan, jika merokok setiap hari menimbun penyakit. Minum shake setiap hari justru menjauhkan penyakit dari diri kita. Insya Allah.

Nutrisi dan Olahraga

Suatu sore......

Seorang ibu datang ke rumah. Mau beli 2 kaleng Shake Herbalife. Setelah bayar dan serah terima produk, terjadi dialog:

"Saya mau ditimbang lagi, dong, Pak..."
Sepekan sebelumnya ibu ini memang baru beli 1 kaleng Shake + 1 Fiber. Dia tertarik beli setelah saya dan istri mengadakan sesi penimbangan GRATIS di area senam pagi di perumahan.

Amazing...!
"Wow, berat ibu sudah turun 3 kilo." kataku takjub. Wajah si ibu tampak sumringah. Bagaimana gak sumringah, selama ini turun berat badan sulit banget. Lha, ini, sepekan saja sudah turun 3 kg.

"Ibu rajin ya, minum shake-nya?" tanyaku meneyelidik dan bernada memuji.
"Iya, pak. Seperti yang pak Choirul anjurkan." katanya... "Plus skipping setiap pagi. Saya memang biasa skipping." lanjutnya.

"Wow, teruskan ya, bu. Pola hidup ibu, insya Allah, sudah lebih bagus. Konsumsi makanan sehat + olahraga."

CR juga pake Herbalife
Bagaimana dengan Anda?

Bagi yang sudah rajin olahraga, tapi belum menemukan makanan sehatnya, kontak saya aja: Choirul 081517392450.

Bagi yang belum rajin olahraga dan belum menemukan makanan sehatnya, juga boleh kontak saya.... hahaha.....

Terus, bagi yang sudah makan makanan sehat herbalife, tapi belum rajin olahraga, segera ke lapangan terdekat yaaa, biar lebih sehat lagi.... :D

Salam Sehat Hebatlife
Choirul << 081517392450

Foto-foto penimbangan gratis setelah senam di Botanical Garden, Cikarang Baru

Gak hanya berat badan yang terukur, tapi juga kadar lemak, kadar air, massa otot, massa tulang, lemak perut, kebutuhan kalori dan usia sel. Mau cek GRATIS? Hubungi saya yaaa.....

Yang dikerumuni orang-orang ini adalah saya yg sedang memberi konsultasi kesehatan gratis. Wow... banyak juga ya yg ngantri mau nimbang GRATIS. Ini kerjaan istri yg nyebar brosur dan ngajak orang2 utk ditimbang. :D

 

Senin, 03 Juni 2013

Mengapa Saya Bisnis HERBALIFE?

Ada saja yang bertanya-tanya kenapa saya bisnis herbalife. Baik secara verbal, maupun bahasa tarzan.

Tadinya saya membeli Herbalife untuk istri saya. Istri saya ada masalah dengan berat badannya. Sejak menikah berat badannya semakin mekaaar dan mekaaar.... Sebelum nikah masih 50 lebih dikit. Tapi kini ... (sebelum kenal herbalife) beratnya 73 kg. Bajunya kalau gak XXL ya XXXL. (hehehe...)

Setelah rutin konsumsi herbalife, sekarang berat badannya sudah turun 13 kg. Sejak turun 7 kg saya sebenarnya pengen menulis dan membuat fotonya, tapi kok belum tamak signifikan ya.... Akhirnya inilah saatnya. Taraaaaaa.................
Dewindra S. Saleh, M.Pd, Kepala SMA di Cikarang


Yang menarik lagi, sejak turun 7 kg, saya belikan Pin yang bertuliskan "Saya Sudah Turun 7 Kg". Langsung dipakainya ke sekolah tempatnya bekerja. Dan pertanyaanpun berdatangan dari teman-temannya. Yang selama ini cuekpun, jadi nanya. Dan orang memelototi perubahan yg terjadi. Benar nggak, sih.... Walhasil, ada beberapa temannya yang ingin beli.


Demikian seterusnya, berat badannya terus turun, jadi saya harus belikan Pin "Saya Sudah Turun 8 kg," "Saya Sudah Turun 9 kg", lalu 11 kg, dan sampai tulisan ini dibuat, istri saya selalu memakai Pin terbarunya "Berkat Nutrisi, Saya Sudah Turun 13 Kg". Dan targetnya adalah akan terus beli Pin turun berat badan. Ini berarti istri saya sudah doyan herbalife. Alhamdulillah.

Yang menarik, selain turun berat badan, dulu istri saya alergi deterjen, padahal sudah pake deterjen yang mahal (sorry, ya pabrik deterjen mahal, deterjan Anda masih bikin alergi, tuh... :). Kini, tidak lagi alergi. Bahkan yang sama yang murahan pun tahan. :D.

Istri saya juga pernah mengalami musibah. Mata kanannya pernah terinfeksi jamur. Satu bulan perawatan intensif di rumah sakit terkenal di Bekasi, dirawat oleh dokter mata senior. Lalu sang dokter menyerah, dan di rujuk ke rumah sakit mata terkenal di Menteng, Jakarta. Sebulan ditangani Profesor ahli mata....... dan hasilnya. Divonis untuk diangkat kornea matanya.... :( Lalu, agar berfungsi lagi, harus cangkok kornea.... untuk itu harus inden dengan bayar DP USD 1.000,-..... Wow... (untung saya gak guling-guling...) akhirnya kami mundur teratur. Mana punya uanglah, kami. Uang berobat aja sudah entah berapa yang kami keluarkan.

Akhirnya saya antar istri saya beralih berobat ke pengobatan herbal. Alhamdulillah berangsur-angsur matanya mulai lebih baik, minimal tidak sering terasa sakit, meskipun masih agak buram..... Dan 5 bulan terakhir konsumsi herbalife, ternyata penglihatan matanya yg tadinya agak buram, kini semakin jelas lagi. Mudah-mudahan nantinya pulih seperti semula. Aamiin ya Allah.....

Saya sendiri juga suka nyicipi Shake herbalife setiap hari (ini nyicipi apa doyan, ya.... :D). Alhamdulillah saya juga merasakan banyak manfaatnya, seperti yang pernah saya ceritakan pada tulisan sebelumnya.

Alhamdulillah, dengan hasil seperti itu, kini sudah banyak teman-teman yang tertarik bertanya, beli dan konsumsi herbalife. Jadinya, sy juaalan herbalife, deh............... hehehe.....
Insya Allah mereka akan merasakan manfaat yang sama, atau bahkan lebih dahsyat lagi.

Pembaca tertarik untuk mencobanya? Mencoba produknya atau sekalian mencoba bisnisnya? Atau, bahkan Anda kurang yakin? Silakan kontak saya, Independent Distributor Herbalife di 0815 1739 2450. Atau di fb: choirulasyhar.

Insya Allah saya siap membimbing Anda, agar sukses memakainya dan kalau mau, sukses juga bisnisnya.

Salam Sehat,
Choirul Asyhar
Pin BB: 29F769FE

*Kini berat badan istri saya sudah turun total 18 kg. Ini penampakannya :D


Rabu, 06 Februari 2013

Herbalife Bukan Obat. Tapi Banyak yang Teratasi Sejak Konsumsi Herbalife (3)

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya sendiri, setelah pada 2 tulisan terdahulu saya mengutip cerita teman-teman yang telah lebih dahulu mengkonsumsi Herbalife.

Once upon a time.... hehehe.....
Sebenarnya saya sudah mengkonsimsi herbalife sejak bulan Oktober 2012. Bukan untuk melangsingkan tubuh atau menghilangkan perut buncit, karena badan saya sudah langsing dan perut tidak buncit...hehehe. Jadi untuk apa dong....???

Saya konsumsi herbalife karena ingin mendapatkan "magical" dari produk ini. Apalagi saya mau jualan herbalife, maka saya harus merasakan dulu manfaatnya. Katanya, kan, herbalife bisa mempertahankan badan yang sudah ideal. Maka ini harus dibuktikan. Dengan merasakan manfaatnya maka saya akan dapat menceritakannya kepada teman dan calon pelanggan saya.

Sayangnya, target saya ini tidak mudah untuk menjadi perhatian orang. Lain dengan orang yang tadinya obese, lalu mengikuti program pelangsingan, maka hasilnya akan menarik perhatian orang. Seperti pada tulisan-tulisan terdahulu. 

Meskipun demikian, ada yang menarik yang harus saya sampaikan disini....... Jangankan orang lain disekitar saya, tadinya saya sendiri tidak menyadari bahwa saya telah mendapatkan manfaat konsumsi herbalife. Sampai ibu saya menanyakan... "Alergimu gak pernah kambuh lagi, Rul?". Ahaaa.... benar, Alhamdulillah, sudah lama gatal-gatal di kaki saya tidak pernah kambuh.... Dulu, kalau saya makan telur puyuh, sea food, cumi, pempek, somay langsung muncul gatal-gatal di kaki saya. Kalau dibiarkan, gatal-gatalnya semakin hebat. Kalau sudah demikian biasanya saya tak tahan untuk tidak menggaruknya. Akibatnya lama-lama menjadi luka, lalu berair dan sangat basah yang bisa mengotori ujung celana panjang saya atau sarung saya. Untuk menghentikannya saya harus ke dokter atau ke apotek -karena saya sudah hafal obatnya- untuk membeli pil dan salep untuk mengeringkan luka di kaki tersebut dan meredam gatal-gatal... Dan kondisi buruk ini ternyata kini saya sudah tidak merasakannya lagi.

Untuk meyakinkan kondisi saya, beberapa kali saya mencoba makan makanan yang selama ini saya pantang. Ketika ada udang di meja makan, saya coba makan, saya tunggu reaksinya. Biasanya dalam waktu 2-3 jam, kaki saya sudah gatal-gatal. Alhamdulillah ternyata tidak. Demikian juga ketika saya coba makan pempek,.... alhamdulillah tidak ada reaksi gatal-gatal.

Biasanya yang paling cepat reaksinya adalah otak-otak dan cumi-cumi..... Maka saya harus coba. Dan....Alhamdulillah, dengan izin Allah, gatal-gatal yang saya takutkan tidak muncul.

Satu lagi manfaat yang saya rasakan sejak mengkonsumsi herbalife adalah ngilu di lutut kanan sudah tak terasa lagi. Beberapa bulan sebelum konsumsi herbalife, lutut kanan saya selalu nyeri ketika saya bangun dari duduk setelah shalat. Setelah duduk bersila, atau duduk berdzikir setelah sholat, lutut kanan saya akan terasa ngilu, nyeri, sakiiit sekali, saat saya berdiri. Alhamdulillah.... kini tak terasa lagi ngilu dan sakitnya.

Yang lain,... sebulan terakhir saya rutin minum NRG Tea. Ini saya lakukan karena ada pelanggan yang menanyakan produk apa yang bisa mengurangi migrain. Saya baca-baca buku informasi produk, saya menemukan bahwa NRG Tea dapat memperbaiki masalah yang timbul di kepala seperti sakit kepala dan migrain. Dan...saya sendiri juga punya masalah ini. Maka saya coba produk ini. Setiap hari saya rutin meminum teh NRG ini. Dan... benar saudara-saudara, ternyata pusing-pusing saya sudah sangat jarang muncul. Alhamdulillahi robbil 'alamin.......

Karena hasil yang sangat-sangat-sangat memuaskan ini maka saya insya Allah terus konsumsi herbalife, terutama Shake Formula 1, NRG Instant Tea dan Herbal Aloe Concentrate.

Anda punya cerita menarik tentang herbalife untuk dibagi dengan pembaca???
Kirim ke email address saya: al.asyhar@gmail.com.

Atau Anda masih penasaran bagaimana herbalife bekerja???
Hubungi saya di email tersebut atau call/sms ke 0877 4163 1780
 
Salam Hidup Sehat,
Choirul Asyhar
ID#: D1610892

Sabtu, 29 Desember 2012

Herbalife Bukan Obat. Tapi, Banyak yang Teratasi Sejak Konsumsi Herbalife (2)

Ini sambungan dari tulisan terdahulu. Sesuai janji saya, saya akan lanjutkan dengan tulisan kedua ini. Insya Allah ini akan menjadi tulisan berseri, karena kesaksian kesuksesan -atas izin Allah- kesembuhan dan kesehatan setelah mengkonsumsi herbalife sangat buanyaaaaak.

Sekali lagi tolong digarisbawahi, bahwa herbalife adalah produk makanan bernutrisi. Tepatnya nutisi seluler. Makanannya sel-sel tubuh kita. Bagaimana itu terjadi. Melalui cleansing (pembersihan), absorsi (penyerapan), dan regenerasi sel. Sehingga sel-sel tubuh kita menjadi sehat dan selalu terbarukan.

Intinya herbalife bukan obat. Tapi makanan yang menyehatkan dan banyak mengembalikan fungsi-fungsi organ tubuh. Sehingga banyak kisah kesaksian kesembuhan dari berbagai penyakit oleh mereka yang telah mengkonsumsi herbalife. Sebagaimana cerita inspiratif berikut ini:

 

Hallo perkenalkan nama saya Hanindita Budi Prasanti, nama panggilan saya Dita.

Saya ibu rumah tangga dan sudah dikaruniai 2 anak, namanya Bara & Cantika, waktu nulis ini keduanya masih balita. Kenal herbalife dari rekan sekantor suami saya, di Kantor Pos Wonosobo, namanya mbak Lupi Susilowati, yang profilnya pernah ditulis di sini juga.
Saya tertarik pakai herbalife untuk menurunkan berat badan saya setelah melahirkan anak saya yang pertama, yaa amppuuun pokoknya genduuut banget rasanya....


Ini foto saya setelah melahirkan anak saya, badan saya membesar tidak terkendali...

Lihat foto saya di samping Bara diatas....badan rasanya berat sekali...padahal semasa gadis dan sebelum melahirkan anak pertama, badan saya ideal banget 47 kg dan entah mengapa setelah melahirkan menjadi 67 kg..!!

Berat badan saya bertahan di 67 kg dan tidak turun sampai setahun lebih bahkan cenderung naik lagi, sampai takut nimbang hehehe.....bahkan pada saat pembukaan usaha kuliner saya, pecel Madiun di Wonosobo ada temen saya yang tanya "Mbak Dita apakah lagi hamil lagi...?"

Waduuhhh...ditanya begitu rasane sediiihhhh..... karena dia bukan orang pertama yang mengira kalo saya hamil lagi, karena perut saya yang masih gede seperti orang hamil pada saat itu


Oya, setelah kelahairan anak pertama saya juga diketahui ada Myoma, semacam tumor jinak otot dinding rahim, dan kata dokter jumlah sekitar  10 biji pada kandungan saya. Dokter juga bilang kalau myoma itu yg menyebabkan saya menstruasi sakit, dan yang membuat saya khawatir kata dokter saya bakalan susah punya keturunan lagi kalo Myoma itu tidak dihilangkan.

Selama kehamilan saya selalu periksa rutin di Rumah Sakit di Jogja International, Bara anak saya pertama itu lahir prematur, hanya 35 minggu atau 8 bulan kurang 1 minggu, melahirkan melalui operasi caesar membuat perut saya tetap besar selama setahun lebih pasca melahirkan dikarenakan saya tidak bisa memakai stagen/gurita disebabkan sakit bekas luka operasi diperut takut kenapa-kenapa karena stagen/gurita tersebut.

Dari pertemuan saya dengan Mbak Lupi, temen suami itu dia menawarkan ke saya untuk program diet dengan produk herbalife seperti yang ada di website www.sehatway.com ini, dan ternyata setelah saya pake 
 dalam waktu sebulan, dan yang ajaib lagi Myoma saya yang jumlahnya sepuluh itu, ternyata ikut hilang....! Alhamdulillah....

Dokter langganan saya jadi heran, kok Myoma saya secepat itu bisa hilang, dan yang lebih ajaib lagi ternyata setelah Myoma saya hilang akhirnya saya bisa hamil lagi yang kedua...! Awalnya saya enggak percaya karena kata dokter saya pasti akan sulit mendapatkan keturunan lagi, eh ternyata ini anak baru 2 tahun saya sudah positif hamil lagiii....?Pada saat itu perasaan saya campur aduk antara senang dan takut juga tidak siap karena kata dokter kalau habis melahirkan caesar itu bisa dan boleh hamil lagi setelah 3tahun..! Wah bagaimana ini....?

Saya terus konsultasi sama dokter saya di Jogja International Hospital, dan dokter bilang tenang saja dan dokter berpesan agar bayinya tidak besar di kandungan, supaya nanti bekas operasi caesar kehamilan pertama tidak bermasalah maka saya harus diet rendah gula, bahkan dokter menyarankan untuk terus dan melanjutkan konsumsi herbalife sebagai nutrisi ibu hamil. Nah karena dokter pun mengijinkan saya, akhirnya saya pake semua produk herbalife selama hamil kehamilan...!

Dulu semasa kehamilan saya yang pertama, saya saya harus bedrest total di rumah sakit karena pendarahan, bahkan full minum obat-obatan penguat kandungan, obat anti mual yang semuanya dosis tinggi, bahkan dokternya sampai ketakutan dan khawatir juga karena saya mengkonsumi kebanyakan obat. Selama hamil pertama saya tadak boleh puasa meskipun Ramadhan....sedih yaaa....

Namun kehamilan saya yang kedua ini, kehamilan dengan diet herbalife, selama hamil anak kedua itu alhamdulillah keluhan saya waktu hamil pertama tidak saya rasakan sama sekali, daaaannn...bahkan saya bisa puasa Ramadhan sebulan penuh sama sekali tidak ada keluhan, tetap fit..! bahkan masih sering keluar kota membonceng motor suami saya...hehehe....


Begitu anak kedua kami, Cantika saya sambil terus menyusui tetep semangat diet dengan herbalife...anak saya sangat fit, ibunya juga, dan berat badan saya menyusut cepat sekali...! Berat badan saya sekarang turun jadi 25 kg selama 4 bulan dan sampai sekarang berat badan saya stabil di posisi 52 kg...!

Herbalife benar-benar memberikan perubahan pada kehidupan saya mengenai kesehatan, sudah setahun lebih ini sejak saya dan keluarga mengkonsumsi herbalife membuat kami menjadi lebih fit dan tidak mudah capek dalam kondisi apapun.

Bahkan saat Bara anak pertama kami sakit tipes pun, saya tidak membawa dia ke dokter atau rumah sakit, saya mantap hanya kasih Bara minum shake mix sebanyak yang dia mampu minum karena makanan sudah tidak bisa masuk karena selalu dimuntahkan oleh anak saya tersebut dan juga saya beri minum aloe dicampur madu dan air hangat sebagai antibiotik alami dari herbalife.

Alhamdulillah setelah tiga hari Bara sakit panas sampai hidungnya mimisan pada waktu panasnya tinggi, akhirnya bisa kembali berangsur ceria setelah hari keempat dan sudah bisa mulai bisa masuk makanan yang masih berupa makanan halus seperti bubur dan sayuran yang saya haluskan dengan di blender. Terima kasih ya Allah dan terima kasih Herbalife.

Anak saya yang kedua Cantika, yang sering saya sebut bayi herbalife  karena mulai dari mau hamil, semasa hamil, hingga melahirkan dan sampai sekarang pakai herbalife, ternyata anak ini mempunyai daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan dengan anak saya yang pertama.

Mungkin karena nutrisinya bagus, di dampingi ASI juga sejak lahir sampai dengan sekarang dia sama sekali tidak pernah sakit dan pada saat imunisasi pun dia tidak pernah panas.

Cantika sudah saya beri minum Shake Herbalife sejak dia berumur 3hari sebagai susu sambung karena minum dia yang banyak, dan kalau ngandelin ASI saja tidak cukup.

Bonus tambahan dari herbalife....hehehe...lumayan bagus juga....sejak saya kenal Herbalife dan saya ikuti sekolah dan training-trainingnya bahkan sampai tingkat international, saya dan Mas Ako suami saya akhirnya menjadi konsultan nutrisi yang mempunyai misi ingin berbagi informasi tentang kesehatan dengan siapapun yang karena pengalaman saya diatas cukup menarik dan bisa saya referensikan kepada siapapun yang membutuhkan.

Jadi untuk anda, yang saat ini sedang hamil atau menjelang kehamilan, tidak usah khawatir kalau kehamilan anda itu tetep mengkonsumsi herbalife, karena justru itu bagus..! Konsumsi lah semua produk...dan itu pengalaman saya..!

Melihat peluang bisnis Herbalife, yang menurut kami luar biasa ini, akhirnya mas Ako, suami saya sejak Agustus 2012, atau setelah lebaran memutuskan untuk Resign alias Mundur dari kantornya dan akan fokus di bisnis Herbalife..!

Daaan posisi kami saat ini International Worldteam Member, dengan pasukan tersebar mulai dari Wonosobo, Jogjakarta, dan Surabaya..!

Oyaaa...sampai detik ini kami sudah dapat income yang lumayan dari herbalife, saya makin percaya, saya makin semangat, bahwa asal kita serius, pasti semua bisa berubah...saya akan tetep berjuang sampai berat badan saya 47 seperti ketika saya remaja lagi...hehehe...saya akan terus berjuang sampai bener-bener ideal...daaaaannn  saya juga siap membimbing temen-temen yang merasa sependeritaan dengan saya hehehe....saya siap kok direpotin 24 jam oleh anda...!

==============================
Kesaksian ini dikutip dari www.sehatway.com. Terima kasih Pak Hadi Kuntoro dan Pak Budi Supriono mentor hebat yang telah memperkenalkan saya dengan herbalife. Terima kasih buat mbak Dita atas kesaksian inspiratifnya.

(Bersambung ya, ke kesaksian berikutnya.....)